TINJAUAN
KASUS
Ruang :
Dahlia, RSUD dr,H SOEWONDO
KENDAL
Tanggal pengkajian : 24 november 2011
Tanggal masuk : 22 november 2011
No. RM :
190511
Diagnosa :
DERMATITIS ATOPIK
A.
PENGKAJIAN
1.Identitas
klien
Nama : An. N.
Umur : 6 tahun.
Jenis kelamin : Perempuan.
Suku/bangsa : Jawa/Indonesia.
Agama : Islam.
Alamat : Penaggulan
Rt 1/6 Kec. Pegandon
Kab.Kendal.
Pekerjaan : Pelajar.
2.Identitas Penanggung Jawab
Nama : Tn.M.
Umur :
31 tahun.
|
Pendidikan : -
Hubungan dengan pasien : Ayah klien.
B.
RIWAYAT PENYAKIT
1. Keluhan
utama.
Ibu klien
mengatakan, anaknya gatal-gatal, kulitnya mengelupas, sesak nafas dan panas 4
hiri
2. Riwayat
Penykit sekrang.
Ibu klien mengatakan,sebelum anaknya di
bawa ke RSUD dr. H SOEWONDO KENDAL, anaknya mengalami gatal-gatal setelah makan
kerang, lalu esok harina klien sesak nafas dan panas, dan sudah di periksakan
ke PUKESMAS tedekat. Kemudian klien di beri suat rujukan untuk diperiksakan ke
RSUD KENDAL, klien masuk melalui IGD. Setelah mendapatkan perawatan
intensif,klien mendapat therapy infus D5% 12 tpm, O2 3 liter/menit,
injeksi Dexametasone 3 x 4mg, Genta 3 x 4mg dan hidrokortison salp 2x oles
(pagi-sore). Kemudian klien masuk ruang Dahlia pada jam 18:20 WIB.
3. Riwayat
Penyakit Dulu.
Ibu klien mengatakan bahwa klien sebelum sakit seperti
yang di derita klien saat ini, klien pernah sakit diare dan thypoid dan di
rawat inap di RSUD KENDAL sebelumnya. Klien juga mempunyai riwayat alergi
makanan seperti, sosis dan kerang.
4. Riwayat
Penyakit Keluarga.
Ibu klien mengaakan bahwa di dalam
jekuarganya dulu pernah ada anggota keluarga yang mempunyai riwayat elergi
terhadap makanan. Yaitu kakek dari klien sendiri.
5. 
Genogram.
![]() |
:
Punya riwayat alergi.
6. Riwayat
Sosial.
a.
Yang mengasuh.
Klien
di asuh sendiri oleh ibu dan ayahnya.
b. Hubungan dengan keluarga.
Klien adalah anak kandung dari 3 bersaudara,dan klien merupakan anak terahir.
c. Pembawaan secara umum.
Klien merupakan anak
yang aktif di dlam likungan anak-ank seusianya.
C.
KEADAAN SAAT INI
1. Diagnosa medis :
Dermatitis Atopik.
2. Indikasi tindakan operasi :-
3. StatuS cairan :D5%
15 tpm
4. Obat therapy :
Injeksi : Dexametasone 3 x4mg
Genta 3 x 4mg
O2
3liter/menit
P.O :
Salbutamol 2mg 3 x 1
Metil preonidasol 2mg 3 x 1
Salp hidrokortison 2x/hari
Nebulizer + 3/hari
5. Tindakan keperawatan :
-
Monitor KU & TTV klien.
-
Mengatur kenyamanan klien.
-
Monitor keadaan kulit klien.
D.
PENGKAJIAN GORDON
a. Pola persepsi dan management
kesehatan.
Sebelum sakit:
Keluarga mengatakan bahwa kesehatan
sangat penting, sehingga apabila ada keluarga yang sakit selalu diperiksakan ke
bidan/puskesmas.
Saat sakit:
Saat ini klien berada di RSUD dr. H
Soewondo Kendal diruang dahlia dengan diagnose Dermatitis Atopik. Ibu klien
belum begitu memahami tentang perawatannya, ibu klien belum memahami tentang
cara kompres yag benar.
b. Pola nutrisi dan metabolik.
Sebelum sakit:
Ibu klien mengatakan klien makan 3x sehari
dengan nasi dan lauk.
Saat sakit:
Ibu mengatakan nafsu makan klien
berkurang,namun klien sering makan makanan ringan (ngemil).
c. Pola eliminasi.
Sebelum sakit:
BAB 1x sehari, konsistensi lembek,
bau khas, berwarna kuning, BAK ± 4-6x sehari, warna kuning jernih, bau khas.
Saat sakit:
Sehari ini klien belum BAB,
konsistensi padat kadang cair, bau khas, warna kuning tanpa lender dan darah.
BAK 4-6x sehari, warna kuning jernih, bau khas.
d. Pola aktifitas dan latihan.
Sebelum sakit:
Ibu
mengatakan klien anak yang aktif dan pandai.
Saat sakit:
Ibu
mengatakan klien beraktifitas di tempat tidur dan kamar, klien juga sering
menggaruk garuk tubuhnya.
e. Pola istirahat.
Sebelum sakit:
Ibu mengatakan klien tidur malam ± 9
jam dan saat siang klien jarang tertidur.karena klien asik bermain dengan
teman-temannya.
Saat sakit:
Ibu mengatakan klien tidur malam ± 7
jam,klien juga kadang terbangun karena jika klien berkeringat klien merasa
gatal.siang klien tidur 4 jam.
f. Pola persepsi dan kognitif.
Sebelum sakit:
Tidak ada kelainan pada panca indra
pengecap dan pendengaran, sehari-hari klien berbicara dengan bahasa verbal.
Bahasa yang digunakan adlah bahasa jawa.
Saat sakit:
Klien terlihat gelisa karena rasa
gatal yang dirasakannya.
g. Pola konsep diri.
Sebelum sakit:
Ibu
mengatakan An. N jarang rewel, klien anak yang aktif dn mudah bergaul dengan
anak-anak seusianya.
Saat sakit:
Klien terlihat
ketakutan saat didekatai oleh perawat yang ditandai dengan reaksi wajah klien
yang tegang dan seperti tidak ingin didekati karena klien berfikir kalau perwat
akan menyakitimya seperti injeksi dll.
h. Pola hubungan dan peran.
Sebelum sakit:
Ibu mengatakan klien dapat
berinteraksi dengan keluarga, masyarakat, dan tetagga tidak ada masalah.
Saat sakit:
Klien bisa berinteraksi dengan
keluarga dan tidak begitu busa berinteraksi dengan tenaga kesehatan.
i.
Pola koping dan keluarga.
Ibu mengatakan An. N selalu menangis
bila ada sesuatu yang membuat dirinya tidak nyaman.
j.
Pola nilai dan keyakinan.
Klien dan keluarganya beragama
islam.
k. Pola reproduksi dan sexsual.
Ibu klien mangatakan klien baru
berumur 6 tahun.
E.
PEMERIKSAAN FISIK.
1. keadaan umum : lemah.
2. kesadaran : Composmetis.
3. TTV :
N : 120x/menit.
S :37,4 C.
RR :40x/menit.
BB :12 kg.
4. Kepala :
-
Mesocopal.
-
Rambut hitam,ikal.
-
Tidak ada lesi pada kulit.
5. Mata :
-
Simetris.
-
Ada reflek cahaya.
-
Konjungtiva tidak anemis.
6. Hidung :
-
Bersih.
-
terpaSang kanul O2 3 ltr/menit.
7. Mulut :
-
Mukosa kering
-
Tidak ada stomatitis.
8. Leher :
Tidak
ada pembesaran kelenjaar limpha dan tyroid.
9. Dada :
Paru-paru : I : simetris,kembang
kempis terlihat cepat.
P : tidak ada nyeri tekan.
P : terdengar suara rhonci.
A :40x/menit.
10. Perut: I : Datar, terdapat kemerahan.
A
: Bising usus +.
P
: Sonor.
P
: Tidak ada nyeri tekan.
11. Ekstermitas :
Atas :
-
Tangan kiri terpasang infus D5% 15 tpm.
-
Terdapat bintik kemerahan pada tangan.
Bawah:
Pada kedua kaki
terdapat lesi, kemerahan.
Kulit:
-
Sawo matang.
-
Mengelupas.
-
Terdapat kemerahan pada tangan,kaki, perut.
-
Terasa gatal : P
: Nyeri karena gatal-gatal.
Q : Nyeri
dirasakan seperti terbakar.
R : Nyeri dirasakan pada perut,
kedua tangan dan kaki.
S :
Skala nyeri 6.
T : Nyeri dirasakan hilng timbul (tiba-tiba) dan
saat berkeringat.
F. PAHTWAYS KEPERAWATAN.
|
G.
PEMERIKSAAN PENUNJANG.
|
Parameter
|
Hasil
|
Nilai normal
|
|
WBC
|
17.5 x 10 /ul
|
4 - 11
|
|
LY
|
1.2 x 10 /ul
|
1.4 - 3.0
|
|
MO
|
0.2 x 10 /ul
|
0.1 – 0.7
|
|
GR
|
2.6 x 10 /ul
|
2.8 – 5.8
|
|
LY%
|
30%
|
25 – 45
|
|
MO%
|
5%
|
4 – 7
|
|
GR%
|
65%
|
45 – 70
|
|
RBC
|
3.97 x 10
|
3.5 – 5.6
|
|
HGB
|
12.3 g/dl
|
11 – 18
|
|
HCT
|
35.6 %
|
32 – 54
|
|
MCV
|
82.4 fl
|
79 – 101
|
|
MCH
|
26.7 pq
|
26 – 36
|
|
MCHC
|
35.6 g/dl
|
31 – 37
|
|
RDW
|
13.9 %
|
11.5 - 14.5
|
|
PLT
|
442 X 10 /ul
|
120 – 500
|
|
PCT
|
0.069%
|
0.130 – 0.280
|
|
MPV
|
9.2 fl
|
6.0 – 17.0
|
|
PDW
|
12.3 fl
|
11.5 – 14.5
|
H.
ANALISA DATA
|
NO
|
DATA
|
ETIOLOGI
|
PROBLEM
|
|
1
|
Ds: Ibu klien
mengatakan,anaknya
panas 4 hiri
Do:
·
S :37,4 C
·
leucosid :17.500
·
mukosa kering
|
Proses infeksi.
|
Hipertermi.
|
|
2
|
Ds: Ibu klien
mengatakan,anaknya
sesak nafas.
Do:
Dada:
I : simetris,kembang
kempis terlihat cepat.
P : tidak ada nyeri
tekan.
P : terdengar suara rhonci.
A :40x/menit.
O2 3lt/menit.
|
Penyempitan jalan nafas/penumpukan sekret berlebih.
|
jalan nafas tidak efektif.
|
|
3
|
Ds:Ibu klien mengatakan,anaknya
gatal-gatal,kulitnya mengelupas.
Do:
·
Klien terlihat menggaruk garuk tubuhnya.
·
Tampak kemerahan pada kulit.
|
Terpapar alergen.
|
Kerusakan integrias kulit.
|
|
4
|
Ds:-
Do:
·
Kulit Mengelupas.
·
leucosid :17.500
·
Terdapat kemerahan pada tangan, kaki, perut.
·
Terasa gatal
|
Kerusakan jaringan dan peningkatan
paparan lingkungan.
|
Resiko infeksi
|
|
5
|
Ds:
P : Nyeri karena gatal-gatal
Q : Nyeri dirasakan seperti
terbakar
R :Nyeri dirasakan pada perut,
kedua tangan dan kaki
S : Skala nyeri 6
T : Nyeri dirasakan hilng timbul
(tiba-tiba) dan saat berkeringat
Do: -
|
Agen injuri atau allergen
|
Gangguan rasa naman : nyeri
(gatal)
|
I.
DIAGNOSA KEPERAWAAN.
1. Hipertermi b/d Proses infeksi
2. Jalan nafas tidak efektif b/d
Penyempitan jalan nafas/penumpukan sekret berlebih.
3. Kerusakan integrias kulit b/d
Terpapar alergen.
4. Resiko infeksi b/d Kerusakan
jaringan dan peningkatan paparan lingkungan.
5. Gangguan rasa naman : nyeri (gatal)
b/d Agen injuri atau allergen
J.
INTERVENSI.
|
NO
|
TUJUAN & KH
|
INTERVENSI
|
RASIONAL
|
|
1
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x7
jam diharapkan suhu tubuh kembali
dalam batasan normal.
KH :
·
Suhu tubuh stabil 36 – 37 C.
·
Bebas dari kedinginan.
|
·
Monitor KU & TTV klien.
·
Anjurkan konpres hangat.
·
Anjurkan minum banyak air putih.
·
Berikan obat-obat antipiretik sesuai indikasi.
|
·
Memantau perkembangan klien.
·
Membantu menurunkan panas.
·
Menghindari resiko dehidrasi.
·
Menurunkan panas pada hipotalamus.
|
|
2
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x7
jam diharapkan pola nafaS kembali
efektif.
KH :
·
Tidak batuk.
·
RR dalam batas normal.
|
·
Kaji TTV terutama pada pola nafasnya.
·
Anjurkan minum hangat.
·
Lakukan penghisapan lendir.
·
Ajarkan batuk efektif.
·
Berikan antibiotik dan anti piretik sesuai indikasi,kaji
efek samping.
|
·
Pernafasan merupakan karakteristik utama adanya
penyambatan jalan nafas.
·
Membantu mengencerkan sekret.
·
Lakukan dengan pengawasan efektif.
·
Membantu pengeluaran sekret.
·
Mempercepat penyembuhan,pemberantaSan kuman.
|
|
3
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x7
jam diharapkan kerusakan kulit dapat
terhindari.
KH :
·
Itregritas kulit yang baik bisa dipertahankan.
·
Tidak da luka atau lesi pda kulit.
|
·
Monitor KU akan adanya kemerahan.
·
Anjurkan memakai pakaian yang longgar.
·
Jaga kebersihan agar tetap bersih dan kering.
·
Mobilisasi klien secara teratur.
·
Hindari kerutan pada tempat tidur.
|
·
Mengobservasi tingkat kerusakan kulit.
·
Menghindari melebarnya kerusakan jaringan.
·
Daerah yang lembab akan memper cepat tumbuhnya
mikroorganisme.
·
Mengurangi tekanan pada kulit.
·
Tempat tidur yang berkerut akan merusan jaringanyang mulai
baik.
|
|
4
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x7
jam diharapkan resikon infeksi dapat
dihindari.
KH :
·
Menunjukan kemampuan mencegah infeksi.
·
Bebas dari tanda-tanda infeksi.
·
Menunjukan perilaku yang sehat.
|
·
Monitor tanda dan gejala infeksi.
·
Berikan perawatan kulit.
·
Membuang jaringan yang mati.
·
Anjurkan klien mencuci tangan sebelum melakukan tindakan.
·
Anjurkan klien untuk mandi dengan air hangat yang diberi
sabun (detol) dan keringkan dengan handuk yang bersih.
·
Berikan therapy antibiotik.
|
·
Mengobservasi keadaan kulit akan adanya tanda infeksi.
·
Mengugrangi resiko infeksi.
·
Mempercepat penyembuhan.
·
Mencegah penyebaran mikroorganisme.
·
Untuk mencegah tumbuhnya mikro organisme penyebab infeksi.
·
membunuh mikro organisme penyebab infeksi.
|
|
5
|
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x7
jam diharapkan nyeri dapat berkurang.
KH :
·
Skala nyeri turun dari 6 jadi 1.
|
·
Monitor KU & TTV klien.
·
Kaji frekuensi dan tingkat nyeri.
·
Anjurkan keluarga untuk mengajak klien bermain saat klien
merasa nyeri.
·
Kolaborasi pemberian analgetik.
|
·
TTV merupakan tanda akibat adanya nyeri.
·
Mengukur ambang nyeri.
·
Mengalihkan rasa nyeri saat klien merasakan nyeri.
·
Mengurangi rasa nyeri
|
K.
IMPEMENTASI.
|
Tgl/jam
|
NO DX
|
IMPLEMENTSI
|
RESPON KLIEN
|
|
24-11-2011
08:05
08:05
08:05
09:10
09:55
09:55
11:45
11:45
11:45
11:45
12:35
|
1 s/d 5
1,2
1 s/d 5
1 s/d 5
3,4,5
5
5
5
3,4,5
4
1,2
|
Ø Memonitor KU & TTV klien.
Ø mengnjurkan minum banyak air putih
dan hangat.
Ø menganjurkan konpres hangat.
Ø memberikan obat-obat therpy sesuai indikasi.
Ø Memonitor KU akan adanya
kemerahan.
Ø menganjurkan memakai pakaian yang
longgar.
Ø Mengkaji frekuensi dan tingkat
nyeri.
Ø Menganjurkan keluarga untuk
mengajak klien bermain saat klien merasa nyeri.
Ø Menganjurkan klien untuk mandi
dengan air hangat yang diberi sabun (detol) dan keringkan dengan handuk yang
bersih.
Ø Menganjurkan klien mencuci tangan
sebelum melakukan tindakan.
Ø Berikan obat-obat therapy sesuai
indikasi.
|
Ds: Ibu klien mengatakan,anaknya
gatal-gatal,kulitnya mengelupas,sesak nafas dan panas 4 hiri
Do:
·
Klien terlihat mengruki tubuhnya.
·
Pada perut dan kedua tangan, kaki terlihat lesi.
N :
120x/menit.
S :37,4 C.
RR :40x/menit.
Ds: Keluarga mengatakan ingin melakukan anjuran
perawat.
Do:
·
Klien terlihat minum air putih.
·
S: 37,4C.
·
RR:40x/menit.
Ds: -
Do:
·
Kluarga klien terlihat menyiapkan air hangat.
·
Klien di kompres pada kening dan aksila.
Ds: -
Do:
Klien terlihat ingin menangis saat obat dimasukan
lewat infus.
Dexametasone 4mg
Genta 30mg
O2 3 ltr/menit.
Inf. D5 % 12 tpm.
DS: Kliien mengatakan
gatal-gatal.
Do:
·
kemerahan pada tangan, perut, kaki.
·
Kulit mengelupas.
Ds: -
Do:Keluarga terlihat mengangguk
dan memilih pakaian yang longgar.
Ds:
P : Nyeri karena gatal-gatal.
Q : Nyeri dirasakan seperti
terbakar.
R :Nyeri dirasakan pada perut,
kedua tangan dan kaki.
S : Skala nyeri 6.
T : Nyeri dirasakan hilng timbul
(tiba-tiba) dan saat berkeringat.
Do: Kulit ter lihat mengelupas.
Ds: Keluarga mengatakan “iya”
Do:Klien terlihat bermain dengan ibunya.
DS: Keluarga klien mengatakan akan memandikan
klien nanti sore seperti anjuran perawat.
Do: Klien terlihat tertidur pulas.
Ds: Keluarga klien mengatakan akan melakukan
anjuran perawat.
Do: Klien terlihat tertidur pulas.
Ds: Klien mengatakn masih sesak.
DO:
Salbutamol 2mg
O2 3ltr/menit.
S: 37”C
RR: 38x/menit
|
|
25-11-2011
14:25
14:25
14:30
14:50
14:55
15:00
16:10
17:00
17:30
19:45
19:50
20:00
|
1 s/d 5
2
2
3,4
5
5
2 s/d 5
4
3,4
2
2
2
|
Ø Memonitor klien KU & TTV.
Ø Menganjurkan minum hangat.
Ø Mengajarkan batuk efektif.
Ø Mengobservasi keadaan kulit akan
adanya tanda infeksi.
Ø Mengkaji frekuensi dan tingkat
nyeri.
Ø Menganjurkan keluarga untuk
mengajak klien bermain saat klien merasa nyeri.
Ø memberikan obat-obat therpy sesuai indikasi.
Ø Menganjurkan klien untuk mandi
dengan air hangat yang diberi sabun (detol) dan keringkan dengan handuk yang
bersih.
Ø Memberikan therpy sesuai indikasi (hidrokortison salp).
Ø Menganjurkan minum hangat.
Ø Melakukan therapy (nebulizer).
Ø Mengajarkan batuk efektif
|
Ds: Ibu klien mengatakan,anaknya gatal-gatal,sesak
nafas.
Do: Klien terlihat
ingin menggaruk gsruk tubuhnya.
Ds: -
Do:
·
Klien minum air
hangat.
·
Klien merSa lebih
lega.
Ds: -
Do:
·
Klien mau mengikuti.
·
Klien batuk dengan
sedikit sekret.
Ds: Klien mengatakan gatal.
Do:
·
Terlihat kemerahan
pada kulit klien.
·
Ada tanda infeksi.
·
Kulit mengelupas.
Ds: Klien mengatakan perih dan
gatal.
P
: Nyeri karena gatal-gatal pada anggota tubuh.
Q : Nyeri dirasakan perih seperti
terbakar(knalpot).
R :Nyeri dirasakan pada perut,
kedua tangan dan kaki.
S : Skala nyeri 6.
T : Nyeri dirasakan hilng timbul
(tiba-tiba) dan saat berkeringat.
Do:
·
Klien terlihat
gelisah.
·
Klien terlihat ingin
menggaruk tubuhnya.
Ds: -
Ds: Klien terlihat asik bermain
dengan keluarga.
Ds: -
Do:
·
Klien mau dilakukan
tindakan keperewatan.
·
Klien terlihat
kesakitan ketika obat (inj.Dexametason 4mg) masuk lewat infus D5 % 15 tpm.
·
O2 3
ltr/menit.
Ds: Ibu mengatakan akan melakukan
anjuran perawat.
Do: Terlihat keluarga memandikan
klien Seperti anjuran perawat.
Ds: -
Do:Keluarga mengoleskan salp
hidrokortison pada kulit klien dengan petunjuk perawat.
Ds: -
Do:
·
Klien minum hangat.
·
Klien merasa lebih
lega.
Ds: Klien mengatakan mau
dilakukan tindakan keperawatan.
Do:
·
Kliendilakukan
therapy
·
Klien terlihat batuk
saat dilakukan tindakan (nebulizer) dan keluar sekret.
Ds: -
Do:
·
Klien mengikuti
arahan perawat.
·
Klien batuk dengan
sedikit sekret.
·
RR 30x/menit.
|
|
26-11-2011
14:15
14:15
14:20
14:25
14:35
14:45
14:50
15:50
17:05
17:25
19:35
19:40
19:50
|
1 s/d 5
2
3.4
4
4
5
5
3,4,5
3,4
3,4
2
2
2
|
Ø Memonitor klien KU & TTV.
Ø Memberikan therapy 02.
Ø Memonitor KU akan adanya
kemerahan.
Ø Menganjurkan keluarga dan klien
mencuci tangan sebelum melakukan tindakan.
Ø Membuang jaringan yang mati.
Ø Mengkaji frekuensi dan tingkat
nyeri.
Ø Menganjurkan keluarga untuk
mengajak klien bermain saat klien merasa nyeri.
Ø Memberikan therpy sesuai indikasi.
Ø Menganjurkan klien untuk mandi
dengan air hangat yang diberi sabun (detol) dan keringkan dengan handuk yang
bersih.
Ø Memberikan therpy sesuai indikasi (hidrokortison salp).
Ø Menganjurkan minum hangat.
Ø Melakukan therapy (nebulizer).
Ø Mengajarkan batuk efektif
|
Do: Ibu klien mengatakan anaknya gatal.
Ds:
·
Klien terlihat menggaruk garuk tubuhnya.
·
N: 120x/menit.
S: 36,7 C.
RR: 28x/menit.
Ds: -
Do: O2 masuk 2 lt/menit.
Ds: Klien mengatakan
gatal.
Do:
·
Terlihat klien menggaruki tubuhnya.
·
Kulit mulai membaik, kemerahan mulai berkuramg.
·
Jaringan yamg rusak mulai kering.
Ds: Keluarga mengatakan “ya”.
Do: Klien mendengarkan.
Ds: Klien bersedia.
Do: Klien terlihat menahan perih
saat jaringan yang di ambili perawat.
Ds: Klen mengatakan perih.
P
: Nyeri karena gatal-gatal pada anggota tubuh.
Q : Nyeri dirasakan perih seperti
di cubiti.
R :Nyeri dirasakan pada jaringan
kulit yang mati.
S : Skala nyeri 6.
T : Nyeri dirasakan hilng timbul
(tiba-tiba) dan saat jaringan kulit yang mati di ambil.
Do: Klien terlihat meringis
ringis.
Ds: -
Do: Terlihat keluarga mengajak
klien bermain.
Ds: -=
Do:
·
Klien terlihat meringis saat obat masuk.
·
Inj. Dexamethasone 4mg
·
Inf. D5 % 15 tpm.
Ds: -
Ds:
Klien dimndikan (sibin) dengan air hangat
yang di beri sabun.
Ds: -
Do:
·
Hidrokortisone salp sudah di oleskan pada jaringan yang
rusak.
·
Klien merasa lebih nyaman.
Ds: -
Do:
·
Klien merasa lebih lega.
·
RR 27x/menit.
Ds: Klien mengatakan bersedia.
Do: Klien terlihat batuk saat
dilakukan tindakan.
Ds: -
·
Do: Klien mengikuti
arahan perawat.
·
Klien batuk dengan sedikit
sekret.
·
RR 26x/menit.
|
L.
EVALUASI.
|
Jam/tgl
|
NO
DX
|
EVALUASI
|
TTD
|
|
24-11-2011
13:25
WIB
|
1
2
3
4
5
|
S; Ibu
mengatakanklien Sudah tidak panaS lagi.
O:
·
S:36,7C
·
Akral hangat.
·
Tidak ada tanda-tanda dehidrasi.
A: Masalah teratasi.
P: Intervensi Selesai.
S: Klien mengatakan sesak.
O:
· RR: 36,7 C
· Dada :
I : Simetris,kembang kempis cepat.
P : Tidak ada nyeri tekan.
P : sonor
A : Masih terdengar rhonci.
A: Masalah mulai teratasi.
P:
Lanjutkan intervensi.
·
Kaji TTV terutama pada pola nafasnya.
·
Anjurkan minum hangat.
·
Lakukan penghisapan lendir.
·
efektif. Ajarkan batuk.
·
Berikan antibiotik dan anti piretik sesuai indikasi,kaji
efek samping.
S: klien mengatakan gatal.
O:
·
Klien terlihat menggaruki tubuhnya.
·
Ada kemerahan pada kulit.
·
Kulit terlihat mengelupas.
A: masalah belum teratasi.
P: Lanjutkan intervensi.
·
Monitor KU akan adanya kemerahan.
·
Anjurkan memakai pakaian yang longgar.
·
Jaga kebersihan agar tetap bersih dan kering.
·
Mobilisasi klien secara teratur.
·
Hindari kerutan pada tempat tidur.
S: Ibu klien mengatakan anknya gatal.
O:
·
Ada kemerahan pada kulit klien.
·
Kulit klien tapak mengelupas.
A: Mesalah belum teratasi.
P: Lanjutkan intervensi.
·
. Monitor tanda dan gejala infeksi.
·
Berikan perawatan kulit
·
Membuang jaringan yang mati.
·
Anjurkan klien mencuci tangan sebelum melakukan tindakan.
·
Anjurkan klien untuk mandi dengan air hangat yang diberi
sabun (detol) dan keringkan dengan handuk yang bersih.
·
Berikan therapy antibiotik
S :
P : Nyeri karena gatal-gatal dan perih.
Q : Nyeri seperti terbakar.
R : nyeri pada tangan, kaki, perut pada jaringan yang
rusak.
S : Skala nyeri 6.
T : Nyeri terasa hhilang timbul.
O :
·
Klien terlihat menggaruki tubuhnya.
·
Klien terlihat gelisah.
·
Kulit kemerahan.
·
Kulit mengekupas.
A : Masalah belum teratasi
P : Lanjutkan intervensi.
·
Monitor KU & TTV klien.
·
Kaji frekuensi dan tingkat nyeri.
·
Anjurkan keluarga untuk mengajak klien bermain saat klien
merasa nyeri.
·
Kolaborasi pemberian analgetik.
|
|
|
25-11-2011
20:05
WIB
|
2
3
4
5
|
S : Keluarga klien
mengatakan anaknya sudah terlihat mendingan.
O :
· Klien terlihat lebih nyaman.
· RR : 30x/menit.
· O2 2 liter/menit.
· Dada :
I : Simetris,kembang kempis cepat.
P : Tidak ada nyeri tekan.
P : sonor
A : Masih terdengar rhonci.
A : Masalah mulai teratasi.
P : Lanjutkan intervensi.
·
Kaji TTV terutama pada pola nafasnya.
·
Anjurkan minum hangat.
·
Lakukan penghisapan lendir.
·
efektif. Ajarkan batuk.
·
Berikan antibiotik dan anti piretik sesuai indikasi,kaji
efek samping.
S : Ibu mengatakan kulit anaknya
mengelupas.
O :
· Kulit klien tampak kemerahan.
· Kulit mengelupas.
· Tidan ada pelebaran pada kerusakan
jaringan yang rusak.
A : Masalah belum teratasi.
P : Lanjutkan intervensi.
·
Monitor KU akan adanya kemerahan.
·
Anjurkan memakai pakaian yang longgar.
·
Jaga kebersihan agar tetap bersih dan kering.
·
Mobilisasi klien secara teratur.
·
Hindari kerutan pada tempat tidur.
S : Ibu klien mengatakan kulit
anaknya kemerahan dan mengelupas.
O :
· Kemerahan pada jaringan yang
rusak.
· Kulit mengelupas.
· Ada tanda infeksi.
A : Masalah belum teratasi.
P: Lanjutkan intervensi.
·
. Monitor tanda dan gejala infeksi.
·
Berikan perawatan kulit
·
Membuang jaringan yang mati.
·
Anjurkan klien mencuci tangan sebelum melakukan tindakan.
·
Anjurkan klien untuk mandi dengan air hangat yang diberi
sabun (detol) dan keringkan dengan handuk yang bersih.
·
Berikan therapy antibiotik
S : Klien mengatakan gatal dan
perih pada jaringan yang rusak.
P : Nyeri karena gatal-gatal dan perih.
Q : Nyeri seperti terbakar.
R : nyeri pada tangan, kaki, perut pada jaringan yang
rusak.
S : Skala nyeri 6.
T : Nyeri terasa saat berkeringat.
O :
· Klien tampak gelisah.
· Klien terlihat menggaruki anggota
tibuhnya.
· Kulit mengelupas.
A : Masalah teratasi sebagian.
P : Lanjutkan intervensi.
·
Monitor KU & TTV klien.
·
Kaji frekuensi dan tingkat nyeri.
·
Anjurkan keluarga untuk mengajak klien bermain saat klien
merasa nyeri.Kolaborasi pemberian analgetik.
|
|
|
26-11-2011
20:00
WIB
|
2
3
4
5
|
S : Kliewn mengatakan
sudah tidak sesak.
O :
· Klien terlihat lebih nyaman.
· RR : 27x/menit.
· Dada :
I : Simetris,kembang kempis cepat.
P : Tidak ada nyeri tekan.
P : sonor
A : Masih terdengar rhonci.
A : Masalah teratasi
sebagian.
P : Lanjutkan intervensi.
·
Kaji TTV terutama pada pola nafasnya.
·
Anjurkan minum hangat.
·
Lakukan penghisapan lendir.
·
efektif. Ajarkan batuk.
·
Berikan antibiotik dan anti piretik sesuai indikasi,kaji
efek samping.
S : Klien mengatakan masih gatal.
O :
·
Integritas kulit mulai membaik.
·
Kulit bersih.
·
Kemerahan mulai pudar (hilang).
A : Masalah teratasi sebagian.
P : Lanjutkan intervensi.
·
Monitor KU akan adanya kemerahan.
·
Anjurkan memakai pakaian yang longgar.
·
Jaga kebersihan agar tetap bersih dan kering.
·
Mobilisasi klien secara teratur.
·
Hindari kerutan pada tempat tidur.
S : Ibu klien mengatakan kulit anaknya menbaik, kering.
O :
·
Kulit bersih.
·
Tidak ada tanda inveksi.
·
Tidak ada perluasan kerusakan jaringan.
·
Klien terlihat lebih nyaman.
A : Masalah teratasi sebagian.
P: Lanjutkan intervensi.
·
. Monitor tanda dan gejala infeksi.
·
Berikan perawatan kulit
·
Membuang jaringan yang mati.
·
Anjurkan klien mencuci tangan sebelum melakukan tindakan.
·
Anjurkan klien untuk mandi dengan air hangat yang diberi
sabun (detol) dan keringkan dengan handuk yang bersih.
·
Berikan therapy antibiotik.
S :
·
Klien mengatakan masih sedikit gatal.
·
Klien mengatakan perih.
P : Nyeri karena gatal-gatal dan perih.
Q : Nyeri seperti terbakar.
R : nyeri pada tangan, kaki, perut pada jaringan yang
rusak.
S : Skala nyeri 6.
T : Nyeri terasa saat berkeringat.
O : -
A : Masalah teratasi sebagian.
P : Lanjutkan intervensi.
·
Monitor KU & TTV klien.
·
Kaji frekuensi dan tingkat nyeri.
·
Anjurkan keluarga untuk mengajak klien bermain saat klien
merasa nyeri.Kolaborasi pemberian analgetik.
|
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar